Dasar-Dasar Perencanaan
A.
Perencanaan
1.
Pengertian
Perencanaan
Dalam manajemen, perencanaan (planning) adalah
proses mendefinisikan tujuan organisasi, membuat strategi untuk mencapai tujuan
itu, dan mengembangkan rencana aktivitas kerja organisasi. Perencanaan
merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan
fungsi-fungsi lain pengorganisasian, pengarahan, dan pengontrolan tidak akan
dapat berjalan.
Menurut Louis A Allen perencanaan adalah penentuan serangkaian
tindakan untuk mencapai hasil yang diinginkan.
Menurut George R
Terry perencanaan adalah dasar pemikiran dari tujuan dan penyusunan
langkah-langkah yang akan dipakai untuk mencapai tujuan.
2.
Tujuan
Perencanaan
Stephen Robbins dan
Mary Coulter mengemukakan tentang macam-macam tujuan perencanaan, yaitu:
a.
Memberikan
pengarahan baik untuk manajer maupun karyawan nonmanajerial. Dengan rencana,
karyawan dapat mengetahui apa yang harus mereka capai, dengan siapa mereka
harus bekerja sama, dan apa yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan
organisasi. Tanpa rencana, departemen dan individual mungkin akan bekerja
sendiri-sendiri secara serampangan, sehingga kerja organisasi kurang efesien.
b.
Mengurangi
ketidakpastian. Ketika seorang manajer membuat rencana, ia dipaksa untuk
melihat jauh ke depan, meramalkan perubahan, memperkirakan efek dari perubahan
tersebut, dan menyusun rencana untuk menghadapinya.
c.
Meminimalisir
pemborosan. Dengan
kerja yang terarah dan terencana, karyawan dapat bekerja lebih efesien dan
mengurangi pemborosan. Selain itu, dengan rencana, seorang manajer juga dapat
mengidentifikasi dan menghapus hal-hal yang dapat menimbulkan inefesiensi dalam perusahaan.
d.
Menetapkan
tujuan dan standar yang digunakan dalam fungsi selanjutnya, yaitu proses pengontrolan
dan pengevalusasian. Proses pengevaluasian atau evaluating adalah proses membandingkan rencana
dengan kenyataan yang ada. Tanpa adanya rencana, manajer tidak akan dapat
menilai kinerja perusahaan.
Selain itu Delmar
dan Shane dalam “Does Business Planning
Facilitate the Development of New Ventures" menunjukkan bahwa adanya
hubungan perencanaan dengan kinerja perusahaan.
B.
Konsep Dasar Perencanaan
1.
Pengertian Konsep Dasar Perencanaan
Konsep dasar perencanaan adalah dasar-dasar yang ditentukan
dalam membuat perencanaan. Hal ini meliputi Tipe-tipe perencanaan, tahapan
perencanaan, proses perencanaan, dan syarat perencanaan.
2.
Tujuan Konsep Dasar Perencanaan
Tujuan dari konsep dasar perencanaan sama dengan
tujuan-tujuan perencanaan, yaitu:
1.
Memberikan
pengarahan
2.
Mengurangi
ketidakpastian
3.
Meminimalisir
pemborosan
4.
Menetapkan
tujuan dan standar
C.
Konsep Dasar Perencanaan Pendidikan
1.
Pengertian Konsep Dasar Perencanaan Pendidikan
Menurut
Yusuf Enoch perencanaan pendidikan, adalah suatu proses yang yang mempersiapkan
seperangkat alternative keputusan bagi kegiatan masa depan yang diarahkan
kepadanpencapaian tujuan dengan usaha yang optimal dan mempertimbangkan
kenyataan-kenyataan yang ada di bidang ekonomi, sosial budaya serta menyeluruh
suatu Negara.
Secara konseptual
perencanaan pendidikan sangat ditentukan oleh cara, sifat dan proses
pengambilan keputusan sehingga nampaknya dalam hal ini terdapat banyak
komponen-komponen yang ikut serta dalam proses pengambilan keputusan ini,
antara lain :
a.
Tujuan pembangunan nasional bangsa yang akan mengambil keputusan dala
rangka kebijaksanaan nasional dalam bidang pendidikan.
b.
Masalah
strategi adalah termasuk penganganan policy (kebijakan) secara operasional yang
akan mewarnai proses pelaksanaan dari perencanaan pendidikan.
Karakteristik
perencanaan pendidikan ditentukan oleh konsep dan pemahaman tentang pendidikan.
Dengan mempertimbangkan cirri-ciri pendidikan dalam perananya dalam proses
pembangunan, maka perencanaan pendidikan mempunyai cirri-ciri sebagai berikut :
a.
Mengutamakan
nilai-nilai manusiawi,
b.
Memberikan
kesempatan untuk mengembangkan segala potensi peserta didik seoptimal mungkin
c.
Memberikan kesempatan yang sama bagi peserta
didik.
d.
Komprehensif
dan sistematis dalam arti tidak praktikal atau segmentaris tapi menyeluruh dan
terpadu
2.
Fungsi Konsep Dasar Perencanaan Pendidikan
Fungsi atau tujuan perencanaan pendidikan dapat diuraikan sebagai berikut:
1.
Merupakan
usaha untuk menetapkan atau memformulasikan tujuan yang dipilih.
2.
Memungkinkan
kita dapat mengetahui sampai dimana tujuan pendidikan yang ditetapkan telah
dicapai.
3.
Memudahkan
kita untuk mengidentifikasi hambatan-hambatan yang timbul dalam mencapai tujuan
pendidikan.
4.
Memungkinkan
kita untuk menghindari pertumbuhan dan perkembangan suatu usaha yang tak
terkontrol, misalnya dalam mengembangkan kurikulum, kita mempunyai
kecenderungan untuk selalu menambah jumlah dan jenis matakuliah dari yang sudah
ada.
D.
Analisis
Posisi Perencanaan Pendidikan
Perencanaan
pendidikan berpusat kepada tiga komponen utama, yaitu:
1.
Perencanaan
harus menunjukkan tujuan yang harus dicapai.
Tanpa tujuan yang jelas pembangunan pendidikan
tidak akan terarah dan tak akan terkendali. Tujuan juga merupakan hal yang
penting dalam sebuah perencanaan.
2.
Bagaimana
perencanaan itu dimulai.
Pembangunan
harus dimulai dari titik yang pasti, titik ini harus ditentukan berdasarkan
evaluasi atau kajian terhadap apa yang telah diperbuat bukan apa yang harus
diperbuat.
3.
Bagaimana
cara mencapai tujuan yang ditentukan
Untuk
mencapai tujuan kita juga perlu mencari alternatif. Alternatif ini bertujuan
agar tujuan lebih mudah dicapai dan tetap sesuai perencanaan.
E.
Mekanisme
Perencanaan Pendidikan
Perencanaan
pendidikan teridir dari beberapa jenis tergantung dari pandangan seseorang .
1.
Perencanaan
pendidikan nasional
Perencanaan
ini mencakup seluruh usaha pendidikan untuk mencerdaskan dan membangun bangsa.
2.
Perencanaan
pendidikan regional
Perencanaan
ini mencakup tingkat provinsi,kabupaten, atau kota yang mencakup seluruh jenis
pendidikan untuk daerah itu.
3.
Perencanaan
pendidikan kelembagaan
Perencanaan
pendidikan yang mencakup satu institusi atau lembaga pendidikan tertentu
4.
Perencanaan
pendidikan terpadu
Perencanaan
pendidikan mencakup seluruh aspek esensial pemabangunan pendidikan dalam pola
dasar perencanaan pembangunan nasional
5.
Perencanaan
pendidikan komprehensif
Perencanaan
pendidikan yang mengandung konsep keseluruhan yang disusun secara sistematik
6.
Perencanaan
pendidikan strategic
Perencanaan
yang mengandung pendekatan strategic yang dihadapi dalam upaya membangun
pendidikan.
Sumber
Tidak ada komentar:
Posting Komentar