Jumat, 13 September 2013

Dasar-Dasar Perencanaan

Dasar-Dasar Perencanaan

A.      Perencanaan

1.       Pengertian Perencanaan
Dalam manajemen, perencanaan (planning) adalah proses mendefinisikan tujuan organisasi, membuat strategi untuk mencapai tujuan itu, dan mengembangkan rencana aktivitas kerja organisasi. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan fungsi-fungsi lain pengorganisasian, pengarahan, dan pengontrolan tidak akan dapat berjalan.
Menurut Louis A Allen perencanaan adalah penentuan serangkaian tindakan untuk mencapai hasil yang diinginkan.
Menurut George R Terry perencanaan adalah  dasar pemikiran dari tujuan dan penyusunan langkah-langkah yang akan dipakai untuk mencapai tujuan.

2.       Tujuan Perencanaan
Stephen Robbins dan Mary Coulter mengemukakan tentang macam-macam tujuan perencanaan, yaitu:
a.       Memberikan pengarahan baik untuk manajer maupun karyawan nonmanajerial. Dengan rencana, karyawan dapat mengetahui apa yang harus mereka capai, dengan siapa mereka harus bekerja sama, dan apa yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan organisasi. Tanpa rencana, departemen dan individual mungkin akan bekerja sendiri-sendiri secara serampangan, sehingga kerja organisasi kurang efesien.
b.      Mengurangi ketidakpastian. Ketika seorang manajer membuat rencana, ia dipaksa untuk melihat jauh ke depan, meramalkan perubahan, memperkirakan efek dari perubahan tersebut, dan menyusun rencana untuk menghadapinya.
c.       Meminimalisir pemborosan. Dengan kerja yang terarah dan terencana, karyawan dapat bekerja lebih efesien dan mengurangi pemborosan. Selain itu, dengan rencana, seorang manajer juga dapat mengidentifikasi dan menghapus hal-hal yang dapat menimbulkan inefesiensi dalam perusahaan.
d.      Menetapkan tujuan dan standar yang digunakan dalam fungsi selanjutnya, yaitu proses pengontrolan dan pengevalusasian. Proses pengevaluasian atau evaluating adalah proses membandingkan rencana dengan kenyataan yang ada. Tanpa adanya rencana, manajer tidak akan dapat menilai kinerja perusahaan.
Selain itu Delmar dan Shane  dalam “Does Business Planning Facilitate the Development of New Ventures" menunjukkan bahwa adanya hubungan perencanaan dengan kinerja perusahaan.

B.      Konsep Dasar Perencanaan

1.       Pengertian Konsep Dasar Perencanaan
Konsep dasar perencanaan adalah dasar-dasar yang ditentukan dalam membuat perencanaan. Hal ini meliputi Tipe-tipe perencanaan, tahapan perencanaan, proses perencanaan, dan syarat perencanaan.

2.       Tujuan Konsep Dasar Perencanaan
Tujuan dari konsep dasar perencanaan sama dengan tujuan-tujuan perencanaan, yaitu:
1.       Memberikan pengarahan
2.       Mengurangi ketidakpastian
3.       Meminimalisir pemborosan
4.       Menetapkan tujuan dan standar


C.      Konsep Dasar Perencanaan Pendidikan

1.       Pengertian Konsep Dasar Perencanaan Pendidikan
Menurut Yusuf Enoch perencanaan pendidikan, adalah suatu proses yang yang mempersiapkan seperangkat alternative keputusan bagi kegiatan masa depan yang diarahkan kepadanpencapaian tujuan dengan usaha yang optimal dan mempertimbangkan kenyataan-kenyataan yang ada di bidang ekonomi, sosial budaya serta menyeluruh suatu Negara.
Secara konseptual perencanaan pendidikan sangat ditentukan oleh cara, sifat dan proses pengambilan keputusan sehingga nampaknya dalam hal ini terdapat banyak komponen-komponen yang ikut serta dalam proses pengambilan keputusan ini, antara lain :
a.        Tujuan pembangunan nasional bangsa yang akan mengambil keputusan dala rangka kebijaksanaan nasional dalam bidang pendidikan.
b.      Masalah strategi adalah termasuk penganganan policy (kebijakan) secara operasional yang akan mewarnai proses pelaksanaan dari perencanaan pendidikan.
Karakteristik perencanaan pendidikan ditentukan oleh konsep dan pemahaman tentang pendidikan. Dengan mempertimbangkan cirri-ciri pendidikan dalam perananya dalam proses pembangunan, maka perencanaan pendidikan mempunyai cirri-ciri sebagai berikut :
a.    Mengutamakan nilai-nilai manusiawi,
b.    Memberikan kesempatan untuk mengembangkan segala potensi peserta didik seoptimal mungkin
c.     Memberikan kesempatan yang sama bagi peserta didik.
d.    Komprehensif dan sistematis dalam arti tidak praktikal atau segmentaris tapi menyeluruh dan terpadu

2.       Fungsi Konsep Dasar Perencanaan Pendidikan
Fungsi atau tujuan perencanaan pendidikan dapat diuraikan sebagai berikut:
1.       Merupakan usaha untuk menetapkan atau memformulasikan tujuan yang dipilih.
2.       Memungkinkan kita dapat mengetahui sampai dimana tujuan pendidikan yang ditetapkan telah dicapai.
3.       Memudahkan kita untuk mengidentifikasi hambatan-hambatan yang timbul dalam mencapai tujuan pendidikan.
4.       Memungkinkan kita untuk menghindari pertumbuhan dan perkembangan suatu usaha yang tak terkontrol, misalnya dalam mengembangkan kurikulum, kita mempunyai kecenderungan untuk selalu menambah jumlah dan jenis matakuliah dari yang sudah ada.

D.      Analisis Posisi Perencanaan Pendidikan
Perencanaan pendidikan berpusat kepada tiga komponen utama, yaitu:
1.       Perencanaan harus menunjukkan tujuan yang harus dicapai.
 Tanpa tujuan yang jelas pembangunan pendidikan tidak akan terarah dan tak akan terkendali. Tujuan juga merupakan hal yang penting dalam sebuah perencanaan.
2.       Bagaimana perencanaan itu dimulai.
Pembangunan harus dimulai dari titik yang pasti, titik ini harus ditentukan berdasarkan evaluasi atau kajian terhadap apa yang telah diperbuat bukan apa yang harus diperbuat.
3.       Bagaimana cara mencapai tujuan yang ditentukan
Untuk mencapai tujuan kita juga perlu mencari alternatif. Alternatif ini bertujuan agar tujuan lebih mudah dicapai dan tetap sesuai perencanaan.

E.       Mekanisme Perencanaan Pendidikan
Perencanaan pendidikan teridir dari beberapa jenis tergantung dari pandangan seseorang .
1.       Perencanaan pendidikan nasional
Perencanaan ini mencakup seluruh usaha pendidikan untuk mencerdaskan dan membangun bangsa.
2.       Perencanaan pendidikan regional
Perencanaan ini mencakup tingkat provinsi,kabupaten, atau kota yang mencakup seluruh jenis pendidikan untuk daerah itu.
3.       Perencanaan pendidikan kelembagaan
Perencanaan pendidikan yang mencakup satu institusi atau lembaga pendidikan tertentu
4.       Perencanaan pendidikan terpadu
Perencanaan pendidikan mencakup seluruh aspek esensial pemabangunan pendidikan dalam pola dasar perencanaan pembangunan nasional
5.       Perencanaan pendidikan komprehensif
Perencanaan pendidikan yang mengandung konsep keseluruhan yang disusun secara sistematik
6.       Perencanaan pendidikan strategic
Perencanaan yang mengandung pendekatan strategic yang dihadapi dalam upaya membangun pendidikan.



Sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar