A.
Pengertian
Manajemen
Kata Manajemen berasal
dari bahasa Perancis kuno ménagement,
yang memiliki arti "seni melaksanakan dan mengatur." Manajemen dalam
arti luas adalah perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian
(P4) sumber daya organisasi untuk mencapai tujuan secara efektif dan efesien.
Menurut GR Terry, Manajemen merupakan sebuah proses yang khas, yang terdiri
dari tindakan-tindakan: Perencanaan, Pengorganisasian, Penggiatan dan Pengawasan
yang dilakukan untuk menentukan serta mencapai sasaran-sasaran yang telah
ditetapkan melalui pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber-sumber lainnya.
Berikut
adalah pengertian manajemen dalam berbagai hal
1.
Manajemen
Sebagai Ilmu
Suatu bidang
Ilmu Pengetahuan (science) yang berusaha secara sistematis untuk memahami
mengapa dan bagaimana manusia bekerja bersama untuk mencapai tujuan dan membuat
sistem kerjasama ini bermanfaat bagi kemanusiaan.
2.
Manajemen
Sebagai Seni
Management
adalah seni untuk mencapai hasil yang maksimal dengan usaha yang minimal,
demikian pula mencapai kesejahteraan dan kebahagiaan maksimal bagi pimpinan
maupun pekerja serta memberikan pelayanan yang sebagaik mungkin kepada
masyarakat.
3.
Manajemen
sebagai Profesi
Manajemen
sebagai Profesi merupakan suatu bidang pekerjaan yang dilakukan oleh
orang-orang yang memiliki keahlian dan ketrampilan sebagai kader, pemimpin atau
‘manajer’ pada suatu organisasi atau perusahaan tertentu.
4.
Manajemen
sebagai Proses
Management
adalah proses yang khas terdiri dari tindakan perencanaan, pengorganisasian,
pelaksanaan dan pengendalian dimana dalam masing2 bidang tersebut digunakan
ilmu pengetahuan & keahlian yang diikuti secara berurutan dalam usaha
mencapai sasaran & tujuan yang telah ditetapkan.
Ada tiga faktor yang terlibat dalam proses penyelesaian:
1.
Adanya
penggunaan sumber daya organisasi (SDM, SDA, SDD, SDI) (Griffin, 2002)
2.
Adanya
proses yang bertahap (perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan
pengendalian)
3.
Adanya
seni dalam menyelesaikan pekerjaan
Harbison dan
Myers menggolongkan manajemen itu menjadi tiga tipe, yaitu:
1.
Patrimonial
Management
Terdapat
apabila suatu perusahaan dimiliki oleh sebuah keluarga dan kedudukan-kedudukan
yang penting dalam hirarki perusahaan dikuasai oleh anggota-anggota keluarga
tersebut.
2.
Political
Management
Suatu
bentuk manajemen dimana kedudukan-kedudukan penting dan pokok dalam organisasi
dipegang oleh mereka yang mempunyai hubungan-hubungan politik berdasarkan atas
loyalitas pada suatu partai politik tertentu.
3.
Profesional
Management
Kedudukan
yang strategis dan penting diserahkan kepada mereka yang telah memberikan bukti
akan kecakapannya, kapasitas, kesanggupan, keahlian atau dengan perkataan lain
atas dasar jasa dan hasil yang mereka berikan kepada perusahaan.
B.
Fungsi-Fungsi Dasar Manajemen
Pada dasarnya
fungsi-fungsi manajemen meliputi fungsi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Namun
fungsi-fungsi tersebut dapat dikembangkan sesuai kebutuhan dalam organisasi
Pada tahun
1996 Dessler mengemukakan fungsi-fungsi manajemen yaitu
1.
Planning.
Meliputi penentuan tujuan, tindakan, pengembangan aturan dan prosedur-prosedur,
pengembangan rencana dan melakukan prediksi.
2.
Organizing.
Meliputi pemberian tugas, bagian-bagian, pendelegasian wewenang, mengkoordinir
pekerjaan
3.
Staffing,
meliputi rekruitmen karyawan, pelatihan dan pengembangan
4.
Leading,
mencakup pemberian perintah, menjaga motivasi dan semangat kerja karyawan
5.
Controlling,
menentukan standar, melakukan perbaikan bila diperlukan.
Kegiatan-kegiatan dalam fungsi manajemen meliputi
Kegiatan-kegiatan dalam fungsi manajemen meliputi
1.
Perencanaan
(Planning)
a.
Menetapkan
tujuan dan target
b.
Merumuskan
strategi untuk mencapai tujuan
c.
Menentukan
sumber daya yang diperlukan
d.
Menetapkan
standar atau indikator keberhasilan
2.
Pengorganisasian
(Organizing)
a.
Mengalokasikan
sumber daya, merumuskan, dan menetapkan tugas dan menetapkan prosedur yang
diperlukan
b.
Menetapkan
struktur organisasi
c.
Menempatkan
SDM pada posisi yang tepat
3.
Pengimplentasian
(Directing)
a.
Mengimplementasikan
proses kepemimpinan, pembimbingan dan pemberian motivasi kepada tenaga kerja
agar dapat bekerja secara efektif dan efisien dalam pencapaian tujuan
b.
Memberikan
tugas dan penjelasan rutin mengenai pekerjaan
c.
Menjelaskan
kebijakan yang ditetapkan.
4.
Pengawasan
(Controlling)
a.
Mengevaluasi
keberhasilan dalam pencapaian tujuan dan target bisnis sesuai dengan indikator
yang telah ditetapkan
b.
Mengambil
langkah klarifikasi dan koreksi atas penyimpangan yang mungkin ditemukan
c. Melakukan berbagai alternatif solusi
atas berbagai masalah yang terkait dengan pencapaian tujuan dan target bisnis.
Fungsi
operasional dari manajemen
Berdasarkan
operasionalnya, manajemen organisasi bisnis dapat dibedakan secara garis besar
menjadi fungsi-fungsi:
1.
Manajemen
Sumber Daya Manusia
Manajemen SDM adalah manajemen yang fungsinya untuk memperoleh
SDM yang kita jalankan & bagaimana SDM yang terbaik tersebut dapat
terpelihara & tetap bekerja bersama kita dengan baik.
2.
Manajemen
Produksi
Manajemen
Produksi adalah manajemen yang berfungsi untuk
menghasilkan produk yang sesuai dengan standar yang ditetapkan berdasarkan
keinginan konsumen, dengan teknik produksi yang se-efesien mungkin.
3.
Manajemen
Pemasaran
Manajemen
Pemasaran adalah kegiatan manajemen yang pada intinya berusaha untuk
mengidentifikasi apa yang sesungguhnya dibutuhkan oleh konsumen, &
bagaimana cara pemenuhannya dapat diwujudkan.
4.
Manajemen
Keuangan
Manajemen
Keuangan adalah manajemen yang pada intinya memastikan bahwa kegiatan bisnis
yang dilakukan mampu mencapai tujuannya secara ekonomis, yaitu diukur secara
profit.
5.
Manajemen
Informasi
Manajemen
Informasi adalah manajemen yang intinya memastikan bahwa bisnis yang berjalan
tetap mampu untuk bertahan dalam jangka panjang.
Manajer.
Manajer
adalah seseorang yang bekerja melalui orang lain dengan mengoordinasikan
kegiatan-kegiatan mereka guna mencapai sasaran organisasi.
Henry
Mintzberg, mengemukakan bahwa ada sepuluh peran seorang manajer dalam tempat
kerjanya. Dia kemudian mengelompokan
sepuluh peran itu dalam tiga kelompok.
1.
Peran
Interpersonal
Peran
interpersonal adalah peran yang melibatkan manajer dan orang di sekitarnya dan
kewajiban lain yang meliputi:
-
Figurehead/Pemimpin
Simbolis
-
Leader/Pemimpin
-
Liaison/Penghubung
2.
Peran
Informasi
Peran
informasi adalah peran dalam mengatur informasi yang dimiliki baik yang berasal
dari dalam maupun luar organisasi yang meliputi:
-
Monitor/Pemantau
-
Disseminator/Penyebar
-
Spokeperson/Juru
Bicara
3.
Peran
Pengambil Keputusan
Peran
pengambil keputusan adalah peran dalam membuat keputusan baik yang ditentukan
sendiri maupun yang dihasilkan bersama pihak lain, peran ini meliputi:
-
Enterpreneur/Kewirausahaan
-
Disturbance
Handler/Penyelesai Masalah
-
Resource
Allocator/Pengalokasi Sumber Daya
-
Negotiator/Negosiator
Robert L.
Katz pada tahun 1970-an mengemukakan
bahwa setiap manajer membutuhkan minimal tiga keterampilan dasar. Ketiga
keterampilan tersebut adalah:
1.
Keterampilan
konseptual (conceptional skill)
Keterampilan untuk membuat konsep, ide, dan gagasan demi kemajuan organisasi.
Keterampilan untuk membuat konsep, ide, dan gagasan demi kemajuan organisasi.
2.
Keterampilan
berhubungan dengan orang lain (humanity skill)
Keterampilan berkomunikasi atau keterampilan berhubungan dengan orang lain, yang disebut juga keterampilan kemanusiaan.
Keterampilan berkomunikasi atau keterampilan berhubungan dengan orang lain, yang disebut juga keterampilan kemanusiaan.
3.
Keterampilan
teknis (technical skill)
Keterampilan teknis ini merupakan kemampuan untuk menjalankan suatu pekerjaan tertentu.
Keterampilan teknis ini merupakan kemampuan untuk menjalankan suatu pekerjaan tertentu.
Selain tiga keterampilan dasar di atas, Ricky W. Griffin
menambahkan dua keterampilan dasar yang perlu dimiliki manajer, yaitu:
1.
Keterampilan
manajemen waktu
Keterampilan yang merujuk pada kemampuan seorang manajer untuk menggunakan waktu yang dimilikinya secara bijaksana.
Keterampilan yang merujuk pada kemampuan seorang manajer untuk menggunakan waktu yang dimilikinya secara bijaksana.
2.
Keterampilan
membuat keputusan
Kemampuan untuk mendefinisikan masalah dan menentukan cara terbaik dalam memecahkannya.
C. Kesimpulan
Manajemen dalam arti luas adalah perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian sumber daya organisasi untuk mencapai tujuan secara efektif dan efesien. Manajemen dapat dikatakan sebagai ilmu, seni, profesi, dan proses. Fungsi-fungsi manajemen meliputi fungsi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Manajer adalah seseorang yang bekerja melalui orang lain dengan mengoordinasikan kegiatan-kegiatan mereka guna mencapai sasaran organisasi.
Kemampuan untuk mendefinisikan masalah dan menentukan cara terbaik dalam memecahkannya.
C. Kesimpulan
Manajemen dalam arti luas adalah perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian sumber daya organisasi untuk mencapai tujuan secara efektif dan efesien. Manajemen dapat dikatakan sebagai ilmu, seni, profesi, dan proses. Fungsi-fungsi manajemen meliputi fungsi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Manajer adalah seseorang yang bekerja melalui orang lain dengan mengoordinasikan kegiatan-kegiatan mereka guna mencapai sasaran organisasi.
Daftar
Pustaka