Jumat, 30 Agustus 2013

Pengertian Konsep Dasar dan Fungsi Manajemen


A.    Pengertian Manajemen
Kata Manajemen berasal dari bahasa Perancis kuno ménagement, yang memiliki arti "seni melaksanakan dan mengatur." Manajemen dalam arti luas adalah perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian (P4) sumber daya organisasi untuk mencapai tujuan secara efektif dan efesien. Menurut GR Terry, Manajemen merupakan sebuah proses yang khas, yang terdiri dari tindakan-tindakan: Perencanaan, Pengorganisasian, Penggiatan dan Pengawasan yang dilakukan untuk menentukan serta mencapai sasaran-sasaran yang telah ditetapkan melalui pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber-sumber lainnya.

Berikut adalah pengertian manajemen dalam berbagai hal
1.    Manajemen Sebagai Ilmu
Suatu bidang Ilmu Pengetahuan (science) yang berusaha secara sistematis untuk memahami mengapa dan bagaimana manusia bekerja bersama untuk mencapai tujuan dan membuat sistem kerjasama ini bermanfaat bagi kemanusiaan.

2.    Manajemen Sebagai Seni
Management adalah seni untuk mencapai hasil yang maksimal dengan usaha yang minimal, demikian pula mencapai kesejahteraan dan kebahagiaan maksimal bagi pimpinan maupun pekerja serta memberikan pelayanan yang sebagaik mungkin kepada masyarakat.

3.    Manajemen sebagai Profesi
Manajemen sebagai Profesi merupakan suatu bidang pekerjaan yang dilakukan oleh orang-orang yang memiliki keahlian dan ketrampilan sebagai kader, pemimpin atau ‘manajer’ pada suatu organisasi atau perusahaan tertentu.

4.    Manajemen sebagai Proses
Management adalah proses yang khas terdiri dari tindakan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengendalian dimana dalam masing2 bidang tersebut digunakan ilmu pengetahuan & keahlian yang diikuti secara berurutan dalam usaha mencapai sasaran & tujuan yang telah ditetapkan.

Ada tiga faktor yang terlibat dalam proses penyelesaian:
1.    Adanya penggunaan sumber daya organisasi (SDM, SDA, SDD, SDI) (Griffin, 2002)
2.    Adanya proses yang bertahap (perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian)
3.    Adanya seni dalam menyelesaikan pekerjaan

Harbison dan Myers menggolongkan manajemen itu menjadi tiga tipe, yaitu:
1.    Patrimonial Management
Terdapat apabila suatu perusahaan dimiliki oleh sebuah keluarga dan kedudukan-kedudukan yang penting dalam hirarki perusahaan dikuasai oleh anggota-anggota keluarga tersebut.
2.    Political Management
Suatu bentuk manajemen dimana kedudukan-kedudukan penting dan pokok dalam organisasi dipegang oleh mereka yang mempunyai hubungan-hubungan politik berdasarkan atas loyalitas pada suatu partai politik tertentu.
3.    Profesional Management
Kedudukan yang strategis dan penting diserahkan kepada mereka yang telah memberikan bukti akan kecakapannya, kapasitas, kesanggupan, keahlian atau dengan perkataan lain atas dasar jasa dan hasil yang mereka berikan kepada perusahaan.


B.     Fungsi-Fungsi Dasar Manajemen
Pada dasarnya fungsi-fungsi manajemen meliputi fungsi perencanaan,  pelaksanaan, dan evaluasi. Namun fungsi-fungsi tersebut dapat dikembangkan sesuai kebutuhan dalam organisasi
Pada tahun 1996 Dessler mengemukakan fungsi-fungsi manajemen yaitu
1.    Planning. Meliputi penentuan tujuan, tindakan, pengembangan aturan dan prosedur-prosedur, pengembangan rencana dan melakukan prediksi.
2.    Organizing. Meliputi pemberian tugas, bagian-bagian, pendelegasian wewenang, mengkoordinir pekerjaan
3.    Staffing, meliputi rekruitmen karyawan, pelatihan dan pengembangan
4.    Leading, mencakup pemberian perintah, menjaga motivasi dan semangat kerja karyawan
5.    Controlling, menentukan standar, melakukan perbaikan bila diperlukan.

Kegiatan-kegiatan dalam fungsi manajemen meliputi

1.    Perencanaan (Planning)
a.    Menetapkan tujuan dan target
b.    Merumuskan strategi untuk mencapai tujuan
c.    Menentukan sumber daya yang diperlukan
d.    Menetapkan standar atau indikator keberhasilan

2.    Pengorganisasian (Organizing)
a.    Mengalokasikan sumber daya, merumuskan, dan menetapkan tugas dan menetapkan prosedur yang diperlukan
b.    Menetapkan struktur organisasi
c.    Menempatkan SDM pada posisi yang tepat

3.    Pengimplentasian (Directing)
a.    Mengimplementasikan proses kepemimpinan, pembimbingan dan pemberian motivasi kepada tenaga kerja agar dapat bekerja secara efektif dan efisien dalam pencapaian tujuan
b.    Memberikan tugas dan penjelasan rutin mengenai pekerjaan
c.    Menjelaskan kebijakan yang ditetapkan.

4.    Pengawasan (Controlling)
a.    Mengevaluasi keberhasilan dalam pencapaian tujuan dan target bisnis sesuai dengan indikator yang telah ditetapkan
b.    Mengambil langkah klarifikasi dan koreksi atas penyimpangan yang mungkin ditemukan
c.    Melakukan berbagai alternatif solusi atas berbagai masalah yang terkait dengan pencapaian tujuan dan target bisnis. 

Fungsi operasional dari manajemen
Berdasarkan operasionalnya, manajemen organisasi bisnis dapat dibedakan secara garis besar menjadi fungsi-fungsi:
1.    Manajemen Sumber Daya Manusia
Manajemen SDM adalah manajemen yang fungsinya untuk memperoleh SDM yang kita jalankan & bagaimana SDM yang terbaik tersebut dapat terpelihara & tetap bekerja bersama kita dengan baik.
2.    Manajemen Produksi
Manajemen Produksi  adalah manajemen yang berfungsi untuk menghasilkan produk yang sesuai dengan standar yang ditetapkan berdasarkan keinginan konsumen, dengan teknik produksi yang se-efesien mungkin.
3.    Manajemen Pemasaran
Manajemen Pemasaran adalah kegiatan manajemen yang pada intinya berusaha untuk mengidentifikasi apa yang sesungguhnya dibutuhkan oleh konsumen, & bagaimana cara pemenuhannya dapat diwujudkan.
4.    Manajemen Keuangan
Manajemen Keuangan adalah manajemen yang pada intinya memastikan bahwa kegiatan bisnis yang dilakukan mampu mencapai tujuannya secara ekonomis, yaitu diukur secara profit.
5.    Manajemen Informasi
Manajemen Informasi adalah manajemen yang intinya memastikan bahwa bisnis yang berjalan tetap mampu untuk bertahan dalam jangka panjang.

Manajer.
Manajer adalah seseorang yang bekerja melalui orang lain dengan mengoordinasikan kegiatan-kegiatan mereka guna mencapai sasaran organisasi.
Henry Mintzberg, mengemukakan bahwa ada sepuluh peran seorang manajer dalam tempat kerjanya. Dia kemudian mengelompokan  sepuluh peran itu dalam tiga kelompok.
1.    Peran Interpersonal
Peran interpersonal adalah peran yang melibatkan manajer dan orang di sekitarnya dan kewajiban lain yang meliputi:
-          Figurehead/Pemimpin Simbolis
-          Leader/Pemimpin
-          Liaison/Penghubung

2.    Peran Informasi
Peran informasi adalah peran dalam mengatur informasi yang dimiliki baik yang berasal dari dalam maupun luar organisasi yang meliputi:
-          Monitor/Pemantau
-          Disseminator/Penyebar
-          Spokeperson/Juru Bicara

3.    Peran Pengambil Keputusan
Peran pengambil keputusan adalah peran dalam membuat keputusan baik yang ditentukan sendiri maupun yang dihasilkan bersama pihak lain, peran ini meliputi:
-          Enterpreneur/Kewirausahaan
-          Disturbance Handler/Penyelesai Masalah
-          Resource Allocator/Pengalokasi Sumber Daya
-          Negotiator/Negosiator
Robert L. Katz pada tahun 1970-an mengemukakan bahwa setiap manajer membutuhkan minimal tiga keterampilan dasar. Ketiga keterampilan tersebut adalah:
1.    Keterampilan konseptual (conceptional skill)
Keterampilan untuk membuat konsep, ide, dan gagasan demi kemajuan 
organisasi.
2.    Keterampilan berhubungan dengan orang lain (humanity skill)
Keterampilan berkomunikasi atau keterampilan berhubungan dengan orang lain, yang disebut juga keterampilan kemanusiaan.
3.    Keterampilan teknis (technical skill)
Keterampilan teknis ini merupakan kemampuan untuk menjalankan suatu pekerjaan tertentu.
Selain tiga keterampilan dasar di atas, Ricky W. Griffin menambahkan dua keterampilan dasar yang perlu dimiliki manajer, yaitu:
1.    Keterampilan manajemen waktu
Keterampilan yang merujuk pada kemampuan seorang manajer untuk menggunakan waktu yang dimilikinya secara bijaksana.
2.    Keterampilan membuat keputusan
Kemampuan untuk mendefinisikan masalah dan menentukan cara terbaik dalam memecahkannya.


C. Kesimpulan
Manajemen dalam arti luas adalah perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian sumber daya organisasi untuk mencapai tujuan secara efektif dan efesien. Manajemen dapat dikatakan sebagai ilmu, seni, profesi, dan proses.  Fungsi-fungsi manajemen meliputi fungsi perencanaan,  pelaksanaan, dan evaluasi. Manajer adalah seseorang yang bekerja melalui orang lain dengan mengoordinasikan kegiatan-kegiatan mereka guna mencapai sasaran organisasi.




Daftar Pustaka





Tidak ada komentar:

Posting Komentar